Membahas tentang musik khas yang Indonesia banget, rasanya tidak lengkap tanpa membahas musik dangdut. Jenis musik satu ini sudah menemani masyarakat Indonesia selama berpuluh-puluh tahun, dan hingga kini masih tetap eksis.
Penggemarnya bukan dari kalangan orang tua saja, tapi banyak anak-anak muda yang suka dengan musik ini. Bahkan, tidak sedikit para musisi baru ikut menghadirkan nuansa baru tanpa sekalipun menghilangkan ciri khas dari musik ini.

Munculnya Istilah Musik Dangdut
Musik lokal khas Indonesia masih sangat digandrungi oleh banyak kalangan. Awalnya musik ini dikenal dengan nama Orkes Melayu. Kemudian perkembangannya dipengaruhi oleh berbagai macam jenis musik, seperti musik india, musik Melayu, dan juga musik Timur Tengah.
Penamaan Dangdut juga berasal dari sebutan bunyi suara permainan tabla yang bunyinya ‘dang’ dan ‘dut’. Kemudian, alat musik inilah yang menjadi salah satu identitas utama yang membuat irama musik ini terasa begitu khas di telinga.
Alasan Mengapa Musik Ini Masih Eksis
Ada salah satu alasan mengapa musik tradisional Indonesia satu ini masih sangat relevan di industry musik. Adapun salah satu alasanya karena liriknya yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari. Mulai dari cerita soal putus cinta dan bahkan tentang lika-liku dunia.
Bukan cuma liriknya yang relate, tapi kebanyakan penikmat musik ini berasal dari kelas ekonomi menengah kebawah. Alunan musiknya mudah diserap dan diingat, tanpa sadar banyak orang yang ikut bergoyang saat mendengarnya.
Hal ini tentu saja berbeda dengan genre musik jazz yang kebanyakan dinikmati oleh kalangan kelas atas. Musik tradisional bernuansa melayu ini juga mudah digabungkan dengan unsur musik lain, jadi lebih fleksibel.
Ciri-Ciri Musik Tradisional Orkes Melayu
Orkes Melayu, begitulah genre musik ini awalnya dikenal dan kini menjadi salah satu musik yang populer di masyarakat Indonesia. Sama halnya dengan genre lainnya, musik ini juga memiliki karakter tersendiri, adapun ciri-ciri genre dangdut sebagai berikut!
1. Banyak Memakai Gendang
Ada satu karakteristik yang bisa membuat sebuah lagu disebut sebagai lagu Dangdut, yakni memakai alat musik gendang. Instrument inilah yang menghasilkan ritme khas yang tidak bisa ditemukan dari genre lainnya.
2. Liriknya yang Sangat Menyentuh
Kebanyakan lirik lagunya mengangkat cerita-cerita yang berdekatan dengan kehidupan sehari-hari. Salah satunya seperti cerita putus cinta, keluarga, dan juga persoalan sosial. Karena ini, liriknya gampang dicerna dan juga dihafalkan.
3. Memiliki Tiga Irama
Siapapun orang yang mendengarkan lagu orkes melayu ini pasti bergoyang. Perpaduan antara musik akustik, gendang, dan musik organ inilah yang membuatnya mampu mengajak pendengar berjoget.
Namun, ada pula lagu yang memiliki irama yang lambat dengan lirik yang sedih mampu menghanyutkan pendengar dalam rasa sedih. Ada pula lagu yang bertempo sedang, yang juga bisa membuat Anda tetap bergoyang menikmati musiknya.
4. Bisa Dipadukan dengan Gaya Musik Modern
Saat ini, sudah banyak musisi yang menggabungkan gaya musik melayu dengan musik modern. Salah satunya yang sedang viral, yakni musik hip-hop berdangdut. Bukan hanya itu, genre ini juga sering dijadikan bahan musik DJ dan remix yang makin asik.
Penutup
Musik tradisional dangdut sampai saat ini masih populer meskipun sudah berbeda generasi. Hal ini karena lirik dan irama lagunya yang mudah dicerna oleh kalangan masyarakat menengah ke bawah. Bahkan genre ini sudah banyak dipadukan dengan musik bergaya modern.

